TIKER
MENDONG
A. PROFIL
Kebun
surgawi itulah sebutan dari Desa Anjani, bukan saja terkenal dengan sebutan
Kebun Surgawi akan tetapi desa Anjani juga terkenal dengan Desa pengerajin
Tipah Mendong yang di dalam bahasa indonesianya Tiker Mendong. Tipah Mendong
ini adalah warisan dari nenek moyang mereka, dari hasil penjualan inilah
sebagian besar masyarakat Anjani memenuhi kehidupannya. Tipah Mendong ini bisa
dipasarkan sampai Rp. 25.000,00 dan bisa saja sampai Rp. 30.000,00, akan tetapi
mereka yang membuat atau pengerajin menjualnya lebih murah dari pada yang
dipasarkankan yaitu Rp. 15.000,00.
Tipah
mendong ini adalah rumput mendong yang dianyam sehingga menjadi sedemikian rupa
menjadi sebuah tipah atau tiker. Rumput mendong ini di tanam di sawah dan
harganya bisa mencapai 2 jutaan dalam seheektar. Rumput mendong, walaupun hanya
sebuah rumput akan tetapi sangat banyak kegunaannya.
B. PENELITIAN
1.
Alokasi waktu
Hari/waktu : Sabtu,
09.00-selesai
Tempat : Gubuk Kepah Desa Anjani, Sawah di
Gubuk Dasan Montong
2.
Alat
1)
Sabit
2)
Jajak
3)
Gunting
4)
teropong
3.
Bahan
1)
Rumput Mendong
2)
Air
3)
Pewarna kalau perlu
4)
benang
4.
Proses Pembuatan/langkah-langkah
Langkah awal:
1)
Rumput Mendong setelah disabit,
kemudian di jemur dalam 3 hari
2)
Setelah dijemur kemudian disiram
dengan air kemudian dijemur lagi sampai kering
3) Untuk yang diberi warna, rumput mendong dimasak dan dimasukkan pewarna,
kemudian angkat dan dijemur
Langkah
inti:
1)
Setelah kering, rumput mendong
dimasukkan kedalam teropong.
2)
Kemudian atur letak benang ke
dalam jajak yaitu letak utamanya di guru
3)
Tekan goes yang ada di kaki kanan.
4)
Mulai menggesek, masukkan teropong
yang berisi rumput mendong ke dalam benang yang sudah diatur letaknya.
5)
Ambil satu biji rumput mendong
yang di dalam terompong
6)
Tekan rumput mendong dengan alat
jajak yaitu surinya.
7) Lakukan lankah ke 3 sampai ke 6 sampai seberapa panjang tipah mendong
yang dibutuhkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar